Blog

CTI Surya University dan Indomaret – Lahirkan Entrepreneur Muda Indonesia yang Kreatif dan Kompetitif

By

October 30, 2013

0 comments

CTI, Event, Our News

Indomaret CTIMeningkatnya daya beli serta pesatnya pertumbuhan masyarakat kelas menengah Indonesia beberapa tahun belakangan membuat franchise asing tak ragu melebarkan sayapnya ke negara ini. Total 13 franchise asing sudah resmi membuka tokonya di Indonesia. Banyak spekulasi menyebutkan untuk beberapa tahun ke depan, pertumbuhan franchise asing akan lebih pesat dibandingkan franchise lokal asli Indonesia.

Hal ini ternyata bukan tanpa sebab. Memiliki bisnis bermodelkan franchise ternyata memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan. “Dalam beberapa dekade terakhir, franchise merupakan salah satu model bisnis yang banyak diterapkan oleh perusahaan di Indonesia karena dapat mengembangkan bisnis secara masif dalam waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan metode-metode tradisional lainnya,” papar Gan Budi Santosa, Franchise Senior Manager PT Indomarco Prismatama, dalam seminar bertajuk “Prospek Model Bisnis Franchise di Indonesia” yang diikuti  oleh mahasiswa Surya University.

Bagi perekonomian, sistem franchise juga bermanfaat untuk mengakselerasi perkembangan ekonomi wilayah sampai ke daerah-daerah pelosok. “Akselerasi ini terjadi karena ekspansi kegiatan bisnis tidak hanya ditanggung oleh satu perusahaan tetapi juga karena adanya kontribusi franchisee. Kelebihan lain dari model bisnis ini adalah kemampuannya untuk menyerap tenaga kerja yang tinggi, baik untuk toko atau pun dalam tiap rantai nilai,” jelas Dr. Martin Tjahjono selaku Direktur Center for Technopreneurship and Innovation (CTI) Surya University.

Paparan tersebut semakin memperkuat pendapat bahwa membangun sistem franchise adalah salah satu jalan untuk menjadi seorang entreprenur handal. Itulah sebabnya, Surya University melalui Center for Technopreneurship and Innovation dan Indomaret berharap melalui seminar ini akan lahir banyak franchiser muda Indonesia yang bisa bersaing dengan pihak asing sekaligus menopang perekonomian Indonesia dan membuka lapangan usaha baru.

Selain seminar, dalam upaya menciptakan generasi muda Indonesia dengan jiwa entrepreneurial tinggi, kedua belah pihak bersepakat bahu membahu menjalankan lima program kegiatan strategis yang akan dijalankan dalam periode 2013/2014. Program-program itu adalah (1) Program AHAI (Anak Hebat Anak Indonesia) untuk menumbuhkan kreativitas dan kemampuan berinovasi anak-anak usia dini, (2) Program SIC (Social Innovation Competition), yaitu sebuah lomba inovasi bagi generasi muda yang menitikberatkan pada inovasi berdampak sosial luas, (3) Program BYTe (Boot Camp for Young Technopereneur) untuk melatih para remaja menjadi seorang technopreneur dengan memahami kondisi lapangan di dunia usaha, (4) Program workshop/training bertemakan technopreneurship and innovation, dan (5) Pengembangan  modul pelatihan (berupa animasi, buku dan poster), yang inovatif, menarik dan mudah dicerna khususnya bagi para pelaku UMKM di daerah-daerah.

Kesepakatan kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Center for Technopreneurship & Innovation Surya University, Dr. Martin Tjahjono dan Direktur Marketing PT. Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf di Auditorium Surya University.

Acara ditutup dengan sosialisasi lomba Social Innovation Competition (SIC). Lomba ini bertujuan untuk mengundang generasi muda Indonesia berinovasi menyelesaikan berbagai masalah yang banyak ditemukan di masyarakat.  Isu yang diangkat dalam SIC menyangkut isu-isu strategis seperti pelayanan publik, permukiman, pedagang kecil, dan multikultur. Pelaksanaan lomba ini juga berkoordinasi dengan Dewan Riset Daerah DKI Jakarta. Hasil inovasi terbaik nantinya akan diserahkan kepada Gubernur/Wakil Gubernur DKI Jakarta.

FacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*