Blog

Ketika TBIM dan AHAI Berkolaborasi

Anak-anak peserta AHAI di TBIM Lereng Indah

Anak-anak peserta AHAI di TBIM Lereng Indah

Sabtu, 14 Desember 2013 sebuah momentum yang indah, karena AHAI (Anak Hebat Anak Indonesia) yang merupakan program dari Center for Technopreneurship and Innovation (CTI) melakukan kolaborasi dengan TBIM Lereng Indah. TBIM adalah singkatan dari Taman Baca Indonesia Menyala. TBIM merupakan salah satu inisiasi Indonesia Menyala untuk meliterasi anak Indonesia guna menumbuhkan perilaku membaca hingga menjadi budaya. TBIM sendiri masih dalam tahapan pilot project dengan locusnya di 12 lokasi JaBoDeTaBek.

Anak-anak peserta AHAI sudah bersiap

Anak-anak peserta AHAI sudah bersiap

Kolaborasi yang indah ini berjalan dengan sangat lancar. Pukul 8.30 acarapun dimulai dengan duo MC-nya CTI yang langsung menyapa anak-anak. Setelah itu, sambutan dari Pak Harso, selaku Ketua RW dan dilanjutkan oleh Tuti, sebagai perwakilan TBIM Lereng Indah. Dan dengan Al Fatihah, acara AHAI sekaligus launching TBIM Lereng Indah, dimulai.

Ice Breaking adalah acara pertama yang bertujuan bukan hanya untuk mencairkan suasana namun juga pembagian kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang anak dan didampingi oleh seorang kakak mahasiswa.

'Ini cita-citaku, apa cita-citamu?'

‘Ini cita-citaku, apa cita-citamu?’

Sesi pertama program AHAI adalah ‘Bintang Impian’ bertujuan untuk mengenalkan berbagai profesi kepada anak-anak dan memotivasi mereka untuk meraih cita-cita. Video berjudul ‘Cita-Cita AHAI’ ditayangkan sebagai stimulus sebelum mereka diminta menuliskan cita-cita mereka pada kertas mengkilap berbentuk bintang yang kemudian ditempelkan pada karton hitam.

Sesi kedua adalah ‘Menghias Pisang’ bertujuan untuk mengenalkan konsep sederhana tentang penciptaan nilai tambah kepada anak-anak. Melalui sesi ini mereka diajak berimajinasi dan berkreasi dengan bahan-bahan yang disediakan. Unsur kompetisi diberlakukan disesi ini yang mencerminkan dunia bisnis yang sebenarnya.

'Aku berani mencoba dan ini karyaku'

‘Aku berani mencoba dan ini karyaku’

Sesi ketiga AHAI yaitu ‘Tarian Jari-Jari’ yang bertujuan untuk menumbuhkan imajinasi dan kreatifitas anak-anak. Aktifitas yang dilakukan secara berkelompok ini menuntut anak untuk bisa bekerjasama dalam menentukan tema lukisan mereka, kemudian melukiskannya dan mampu menceritakan lukisan mereka. Disesi ini kemampuan berkolaborasi serta kepercayaan diri juga ditumbuhkan.

Dua sesi terakhir yaitu ‘Menjaga Bumi’ dan ‘Berbagi Kasih’. ‘Menjaga Bumi’ merupakan pengenalan kepada lingkungan dengan membersihkan areal permainan dan membuang sampah pada tempat yang disediakan.

Seiring dengan dibagikannya hadiah dari CTI, TBIM Lereng Indah serta sponsor Indomaret, berakhirlah rangkaian acara program AHAI dan launching TBIM Lereng Indah.

Foto bersama dengan Sidomart diakhir acara

Foto bersama dengan Sidomart diakhir acara

Melalui program AHAI di launching TBIM Lereng Indah, diharapkan akan menarik minat masyarakat sekitar untuk mau berkunjung ke TBIM dan tumbuh minat baca mereka setelah melihat berbagai buku yang bisa dibaca. Jika minat itu sudah ada, sejalan waktu akan menjadi perilaku dan akhirnya terciptalah suatu budaya baca di lingkungan masyarakat Lereng Indah.

Tim AHAI (Researcher/Lecturer CTI) dan Mahasiswa Technopreneurship Surya University

Tim AHAI (Researcher/Lecturer CTI) dan Mahasiswa Technopreneurship Surya University

Dengan AHAI di launching TBIM Lereng Indah terbukti dapat menyedot perhatian masyarakat sekitar dan tentu saja para penyala akan terus mensosialisasikan TBIM ini. Akan banyak langkah-langkah berikutnya dan semoga kami semua diberikan kemudahan dalam melanjutkan jalan yang masih sangat panjang.

Dirangkum dari Catatan Dessy Aliandrina (Researcher CTI dan Tim TBIM Lereng Indah) (http://www.theiohd.com/)

FacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr

Tags

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*