BOOTCAMP FOR YOUNG TECHNOPRENEUR (BYTe)

Konsep Bootcamp for Young Technopreneur (BYTe) berawal dari adanya gap antara teori kewirausahaan dan prakteknya dilapangan. Hal inilah yang menjadikan CTI merancang program BYTe agar siswa-siswi Sekolah Menengah Umum (SMU) bisa mengasah potensi dirinya agar menjadi modal seorang technopreneur handal dimasa datang. Melalui BYTe, siswa-siswi SMU ini akan diasah kemampuannya dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan, dapat mengasah kreatifitas dengan menciptakan opportunity dari hal-hal yang mereka temui di lapangan. Dan tentunya, ide inovatif ini harus bisa dituangkan dalam suatu bentuk rencana bisnis.

Program BYTe akan dilaksanakan selama 3 hari. Keunikan program BYTe adalah adanya keterlibatan mitra lokal, seperti petani organik dan industri kreatif. Program ini dilaksanakan di lokasi tempat mitra lokal menjalankan aktivitas produksinya. Disinilah para siswa-siswi ini akan melaksanakan aktivitas program, mulai dari mengidentifikasi permasalahan di lapangan dengan turut serta dalam proses produksi hingga membuat prototype dan mempresentasikan inovasi mereka untuk dinilai oleh dewan juri.

Melalui program BYTe diharapkan siswa-siswi SMU ini sejak dini sudah mampu mengembangkan potensi dirinya, bukan hanya dari pengetahuan (knowledge), namun juga konsep (concept), keahlian (skills) dan juga sikap (attitude) seorang technopreneur.  

FacebookTwitterGoogle+PinterestTumblr

Skills

BYTe